GWK ( Garuda Wisnu Kencana Cultural Park )

Hasil gambar untuk gwkTaman budaya Garuda Wisnu Kencana ( Garuda Wisnu Kencana Cultural Park ) ini berada di ketinggian 263 meter di atas permukaan laut, di daerah perbukitan batu kapur dan cadas, tepatnya di atas bukit Pecatu Nusa Dua, Kabupaten Badung, sekitar 40 kilometer selatan kota Denpasar Bali, kira-kira 30 menit perjalanan dari Bandara ngurah Rai bila menggunakan kendaraan bermotor.

Pembangunan obyek wisata GWK di prakarsai oleh Yayasan Garuda Wisnu Kencana pada tahun 1992. Pembangunan ini bertujuan menjadikan tempat wisata GWK Bali sebagai Landmark dari tempat wisata budaya yang terkenal ke mancanegara.
Untuk mendapatkan lokasi yang cocok untuk sebuah proyek besar seperti pembangunan Garuda Wisnu Kencana, bukanlah tugas yang mudah. Yayasan Garuda Wisnu Kencana setelah menyelesaikan konsep dari proyek, memerlukan waktu dua tahun untuk mendapatkan lokasi untuk patung Garuda Wisnu Kencana yang sempurna. Sebelum adanya pembangunan dari GKW Bali, lokasi yang berada di bukit Ungasan ini, digunakan sebagai tempat penambangan batu kapur.
Yayasan Garuda Wisnu Kencana menunjuk I Nyoman Nuarta sebagai pematung utama dalam proyek GWK Bali, karena I Nyoman Nuarta merupakan salah satu pematung modern terbaik Indonesia.
Pada tahun 2013, manajemen kepemilikan dari GWK Bali di ambil alih oleh PT Alam Sutera Realty Indonesia, salah satu perusahaan pengembang property di Indonesia.
Dengan berjalannya waktu, tempat wisata di Bali GWK berkembang menjadi sebuah tempat pameran budaya, acara dan atraksi hiburan, serta menjadi forum informasi dan komunikasi untuk budaya lokal, budaya nasional, budaya regional bahkan budaya internasional.

Daya tarik utama wisatawan berlibur ke GWK Bali adalah untuk melihat patung Garuda Wisnu. Dibangun dan diukir oleh Arssitek dan pematung terkenal bernama I Nyoman Nuarta. Patung Garuda Wisnu memiliki rencana awal akan di bangun dengan tinggi 126 meter dan lebar 60 meter. Tapi sampai saat ini, tinggi patung hanya 20 meter, pembangunan patung Garuda Wisnu sampai saat ini belum selesai dan penulis kurang tahu apa sebabnya belum diselesaikan sampai saat ini.

Dengan rencana awal pembangunan patung Garuda Wisnu dengan tinggi 126 meter dan lebar 60 meter, dengan tujuan menjadikan GWK sebagai sebuah tempat wisata terkenal di Bali, yang menawarkan salah satu karya seni patung terbesar dan karya yang paling menakjubkan. Tentunya dengan karya seni yang mencerminkan nilai budaya lokal Bali.

Selain patung Garuda Wisnu, di tempat wisata GWK ini, para pengunjung dapat menikmati pemandangan dari matahari terbenam serta beraneka ragam acara hiburan dari pagi hari, sampai malam hari.

Tempat wisata di Bali GWK di buka dari jam 08:00 – 22:00, untuk biaya tiket masuk ke GWK dikenakan: Dewasa: Rp 50.000 / orang
Anak: Rp 40.000 / anak
Pelajar: Rp 40.000 / anak
Salah satu tempat yang menyediakan pertunjukan tari kecak di Bali setiap hari adalah GWK Bali. Jadwal pertunjukan tari Kecak GWK Bali dimulai dari jam 18:00 – 19:00. Untuk menonton tari Kecak di GWK anda tidak dikenakan biaya atau gratis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. All fields are required.